oleh

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Kodim 0909/ Sangatta Siap Buka Pendaftaran Rekruitmen Komponen Cadangan

ruangkutim.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) dalam waktu dekat akan membuka pendaftaran komponen cadangan di seluruh Indonesia. Terdapat 1.500 kuota yang tersedia untuk seluruh Indonesia.

Sedangkan Kodam VI/Mulawarman mendapat jatah 700. Dari jumlah tersebut, Kodim0909/Sangatta akan mendapatkan jatah perekrutan komponen cadangan 75-80 orang.

Dandim 0909/Sangatta, Letkol CZI Pabate menyebut, rekruitmen tersebut akan diadakan di seluruh wilayah di Indonesia. “Saya sudah kumpulkan ormas. Sudah saya sampaikan. Termasuk Ndanramil di seluruh wilayah Kodim,” katanya.

Menurutnya, program tersebut berdasarkan instruksi Kementerian Pertahanan (Kemenpan), yang ditindaklanjitu TNI-AD hingga sampai jajaran di bawahnya. “Ini wujud realisasi petunjuk pimpinan. Sekarang kami sedang sosialisasikan di masyarakat,” terangnya.

“Harapannya sosialiasi agar masyarakat paham pentingnya komponen cadangan dibentuk. Seluruh Koramil sudah memulai sosialisasi di wilayah masing-masing,” jelas Pabate.

Komponen tersebut merupakan kebutuhan yang bersifat mendesak. Sehingga masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap, khususnya usia 18-21 tahun bisa mengikuti seleksi. “Generasi muda lah. Nanti pengumuman akan dibuat,” ungkapnya.

“Semoga masyrakat Kutim bisa paham. Sehingga banyak yang tertarik. Semakin banyak yang mendaftar lebih baik. Dengan menyeleksi orang banyak bisa mendapatkan yang terbaik,” ucapnya.

Semua yang mengikuti seleksi, lanjut dia, akan diberikan pelatihan dasar militer dan pelatihan pemeliharaan pertanian dan lainnya. “Sampai benar-benar siap. Mereka memiliki hak-hak yang bisa meringankan beban hidup. Ini kesempatan baik bagi generasi muda yang belum memiliki pekerjaan,” tuturnya.

Selain itu, mereka bisa terlibat langsung membangun negara. Apalagi rekruitmen ini merupakan program nasional. Sehingga dipastikan mendapat pengalaman baru sebagai komponen cadangan. “Syaratnya tidak berat, tamatan SD pun boleh mengikuti. Sepanjang memenuhi kriteria. Sehat dan perilaknya baik. Ini khusus laki-laki,” bebernya.

“Pendidikan dasar militer satu bulan, kemudian dua bulan pelatihan mengenai pertanian. Komponen cadangan fokus kepada penyediaan pangan nasional dalam rangka ketahanan pangan. Mereka akan menjadi penggeraknya. Ini akan lebih efektif,” ucapnya.

Ini juga termasuk dalam pekerjaan strategis nasional. Misalnya, penyiapan lahan pangan yang saat ini hangat dibicarakan. Apalagi di Kutim, lahan yang dibuka untuk pertanian seluas 3.000 hektare. Tapi baru separuh yang dimanfaatkan bercocok tanam. “Kami harap dengan program ini bisa lebih produktif lagi,” harapnya. (rk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed