oleh

Korban Kecelakaan Beruntun Alami Pendarahan Otak, Pelaku Residivis Pencurian Perabotan

Rumahruangkutim.com – Salah satu korban tabrakan beruntun yang terjadi Kamis (13/8/2020) lalu alami patah kaki kanan dan pendarahan otak. Korban bernama Resky (19). Dia dilarikan ke RS Aw Sjahranie Samarinda untuk menjalani operasi kepala.

Kakak korban, Sumiati mengaku tidak mengetahui banyak perihal kecelakaan yang menimpa adiknya. “Saya juga kaget mendengar Resky kecelakaan,” katanya (Jumat, 14/8/2020).

Keputusan membawa sang adik ke Samarinda tak lepas dari rekomendasi pihak RSUD Kudungga. Setelah hasil rotgen diektahui. Kini kondisi Resky sedang tahap pemulihan setelah menjalani operasi.

“Alhamdulilah operasinya berhasil. Memang belum siuman. Semoga lekas pulih,” harapnya.

Jumlah korban dalam kecelakaan tersebut belum bisa dipastikan. Begitu pula identitas para korban. Sedangkan jumlah kendaraan yang terlibat pun belum diketahui secara pasti. Pasalnya, sampai sekarang proses meminta keterangan saksi masih berlangsung.

Kapolres Kutim AKBP Indra Budi Purnomo menegaskan terdapat dua kasus yang ditangani Polres Kutim. Yakni curanmor yang ditangani Satreskrim dan kecelakaan lalu lintas ditangani Satlantas.

Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Abdul Rauf menjelaskan, pelaku tabrak beruntun yang diduga mencuri mobil jenis MPV bernomor KT 1130 RB itu, ditangkap dengan tanpa perlawanan.

Namun proses hukum kasus itu belum bisa dilanjutkan. Karena pemilik mobil belum menyerahkan dokumen kepemilikan yang asli. “Baru fotocopy yang kami terima. Laporan polisi (LP) juga belum masuk,” ujarnya.

Pihaknya masih menunggu legalitas yang asli dari pemilik kendaraan. Namun, pelaku seorang residivis spesialis pencurian. “Sudah pernah di penjara dengan kasus pencurian perabotan rumah,” singkatnya.

Sebelumnya, Kasatlantas Polres Kutim AKP Wulyadi melalui Kanit Lantas Ipda Herianto menjelaskan kecelakaan beruntun itu sebelumnya merupakan aksi-kejar-kejaran.

“Kami masih mengumpulkan data di lapangan jadi belum bisa menjabarkan jumlah kendaraan yang ditabrak mobil curian. Yang jelas kejadian ini banyak yang dirugikan karena beruntun,” tutupnya. (rk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed